Petua Rawatan Islam Untuk Sakit Kepala
1. Baca Surah Al-Fatihah (1kali)
2. Baca Ayatul Kursi (3 kali)
3. Baca Surah Al-Ikhlas (3 kali)
4. Baca Surah Al-Falaq (1kali)
5. Baca Surah An-Nas (1kali)
6. Baca Surah Yaasin ayat ke-58 (3 kali)
7. Baca Selawat atas Nabi SAW (3 kali)
NOTA: Sepanjang membacanya letakkan kedua-dua tapak tangan di kepala, terutamanya pada bahagian yang sakit.
Jom SHARE
Sumber:Pakar Diari Hati
Himpunan artikel bermanfaat untuk dijadikan panduan dan tatapan semua.Artikel dari pelbagai sumber seperti FB dan lain2.Kepada sesiapa yang berminat untuk kongsi silakan.Sebenarnya untuk rujukan sendiri.Manusia itu mudah lupa.Yang baik untuk diamalkan yang buruk untuk dielakkan.Sesungguhnya hanya ALLAH maha mengetahui diatas segala sesuatu. If there is any comment feel free to email me at azyaz@yahoo.com Thank You.
Tuesday, August 27, 2013
asam pedas muar
Asam Pedas Muar
Oleh:Nadia Mingguan Wanita
Tidak perlu ke negeri-negeri seluruh negara, hidangan tempatan boleh diperoleh dari dapur rumah anda. Dengan resipi istimewa kali ini, Asam Pedas Muar, anda mampu merasai masakan asam pedas johor dengan menggunakan air tangan anda sendiri! Selamat mencuba!
Bahan-bahan:
10 ketul ikan pari
Satu mangkuk cili kering (direbus dan dikisar)
10 ulas bawang putih
8 ulas bawang merah
1 inci kunyit hidup
3 cawan perahan asam jawa
2 kuntum bunga kantan
1 ikat daun kesum
5 batang serai (dititik)
Sedikit belacan
Cara-cara Membuatnya:
- Panaskan minyak, tumis belacan, cili kisar bersama kunyit hidup, bawang putih dan bawang merah.
- Selepas naik bau wangi, masukkan perahan asam jawa, bunga kantan dan daun kesum.
- Tambahkan tomato dan bendi.
- Biarkan dengan api perlahan sehingga mendidih, siap untuk dihidangkan.
Sumber:Mingguan Wanita
Kisah Berkat Di Sebalik Membaca Bismillah
| Catatan 005: Kisah Berkat Di Sebalik Membaca Bismillah Posted on Tuesday, August 27 @ 08:48:10 MYT Dilulus untuk paparan oleh PenjagaKubur |
Perempuan itu sentiasa membaca Bismillah setiap kali hendak bercakap dan setiap kali dia hendak memulakan sesuatu sentiasa didahului dengan Bismillah. Suaminya tidak suka dengan sikap isterinya dan sentiasa memperolok-olokkan isterinya.
Suaminya berkata sambil mengejak, "Asyik Bismillah, Bismillah. Sekejap-sekejap Bismillah."
Isterinya tidak berkata apa-apa sebaliknya dia berdoa kepada Allah S.W.T. supaya memberikan hidayah kepada suaminya. Suatu hari suaminya berkata : "Suatu hari nanti akan aku buat kamu kecewa dengan bacaan-bacaanmu itu."
Setelah beberapa hari kemudian suaminya itu memanggil isterinya dan berkata, "Berikan padaku wang yang aku berikan kepada engkau dahulu untuk disimpan."
Kemudian isterinya pergi ke tempat dia menyimpan duit itu dan diikuti oleh suaminya dengan berhati-hati dia menghampiri tempat dia menyimpan duit itu dia membuka dengan membaca, "Bismillahirrahmanirrahiim." Ketika itu Allah S.W.T. menghantar malaikat Jibrail A.S. untuk mengembalikan beg duit dan menyerahkan duit itu kepada suaminya kembali.
Alangkah terperanjat suaminya, dia berasa bersalah dan mengaku segala perbuatannya kepada isterinya, ketika itu juga dia bertaubat dan mula mengerjakan perintah Allah, dan dia juga membaca Bismillah apabila dia hendak memulakan sesuatu kerja.
*Cerita ini pernah diterbitkan dalam sebuah majalah al-islam kalau tak silap.tahun 80'an.
Monday, August 26, 2013
Resipi Sup Pembakar Lemak
Resipi Sup Pembakar Lemak
Written By admin on Ogos 26, 2013 | 5:39 PTG
ResipiMasakanKini berkongsi Resipi Sup Pembakar Lemak. Sup Pembakar Lemak ini sangat sesuai untuk mereka yang hendak menurunkan berat badan dengan lebih efektif. Selamat mencuba..
Bahan-bahan:
3-6 Bawang besar bombay
10 Biji tomato segar
1 Carrot
1 Celery
1 Bunga Kobis
2 Biji lada capsicium hijau
Air
Cara menyediakan:
Potong sayuran kecil-kecil dan masukkan air, rebus selama 10 minit atau sampai empuk.
P/S: Makanlah sup ini setiap kali anda merasa lapar, sejumlah yang anda inginkan dan tiap saat dalam sehari. Sup ini tidak akan menambah kalori dalam tubuh anda.
Sup pembakar lemak ini dapat diambil setiap saat ketika merasa lapar - makanlah sebanyak yang diinginkan dan sesering yang anda mahu, kerana sup ini tidak akan menambah kalori dalam tubuh sama sekali. Makanlah sebanyak yang anda inginkan.
Semakin banyak sup yang anda makan, semakin besar lemak anda yang terbakar.
Anda juga dapat memakan ayam yang direbus atau dipanggang (tanpa kulit) menggantikan daging. Sekiranya anda terpaksa mengambil ubat-ubatan selama masa diet, jangan bimbang, ia tidak akan mengganggu program ini sendiri.
Jika anda lebih menyukai ikan dibandingkan daging, anda dapat menukar menu daging dengan ikan.
Bahan-bahan:
3-6 Bawang besar bombay
10 Biji tomato segar
1 Carrot
1 Celery
1 Bunga Kobis
2 Biji lada capsicium hijau
Air
Cara menyediakan:
Potong sayuran kecil-kecil dan masukkan air, rebus selama 10 minit atau sampai empuk.
P/S: Makanlah sup ini setiap kali anda merasa lapar, sejumlah yang anda inginkan dan tiap saat dalam sehari. Sup ini tidak akan menambah kalori dalam tubuh anda.
Sup pembakar lemak ini dapat diambil setiap saat ketika merasa lapar - makanlah sebanyak yang diinginkan dan sesering yang anda mahu, kerana sup ini tidak akan menambah kalori dalam tubuh sama sekali. Makanlah sebanyak yang anda inginkan.
Semakin banyak sup yang anda makan, semakin besar lemak anda yang terbakar.
Anda juga dapat memakan ayam yang direbus atau dipanggang (tanpa kulit) menggantikan daging. Sekiranya anda terpaksa mengambil ubat-ubatan selama masa diet, jangan bimbang, ia tidak akan mengganggu program ini sendiri.
Jika anda lebih menyukai ikan dibandingkan daging, anda dapat menukar menu daging dengan ikan.
Khushu in Solat
How to Maintain Khushu in Salah. *Share*
Imagine that your boss or teacher gives you an assignment that needs to be done in a specific manner and completed before a set deadline. Then you receive the instructions, and glance over them hurriedly while thinking, ‘”Ah! Piece of cake, no problemo!” Then you go ahead and submit the assignment with an ear-to-ear grin thinking, “Great, gotten over with it right on time!” But then to your surprise, you are told that your work will not be accepted because your file is neither complete, nor does it comply with the instructions! It is deficient in every sense. Now you are in double trouble: not only have you run out of time, but your efforts have been wasted. Then the fear of not receiving that next salary or progression to the next level overtakes you. You come to realize that if you had paid attention to the instructions properly, you could have excelled in this simple assignment. A wise one would make sure to read, understand, and diligently follow the instructions next time rather than losing hope.
If we translate the above scenario into our daily deen life, we understand that the missing factor that prevents us from succeeding through in salah assignment is humility or khushu. By not understanding the importance of khushu in our salah, we risk rejection of this beautiful act of worship and may experience a decrease in our Iman.
Salah is the key to our success in this world and the next. But if we do not look after this key or lose it, we’ll not be able to unlock the doors that lead to the good in this life and the next – it’s as simple as that. Poor quality of salah is like not reaping full benefits of a powerful life management tool given to us by the Creator of Life Himself! Undoubtedly, when our salah is in good condition, we’ll notice that all the other life affairs also naturally fall into their right places with ease, InshaAllah. Times of ease become more joyful and times of difficulties become easy, or at the very least become bearable.
Here are some practical tips on how to maintain Khushu in Salah
1) Knowledge:
Increase in Islamic knowledge; learn about Allah, tawheed, His Names and Attributes, and various aspects and sciences of the sunnah. Why? Because Allah says:
“It is only the learned amongst His servants who truly fear Allah”[35:28]
With regards to gaining knowledge, even our Prophet (peace and blessings of Allāh be upon him) had a teacher to understand the Deen of Allah: it was angel Jibrail (peace be upon him). Therefore, we must seek knowledge under the guidance of Islamic teachers and scholars (without relying too much on Shaykh Google).
2) On Time:
Pray on time and plan your life around salah timings and not the other way around. Prioritize pleasing Allah over pleasing people. We can’t say, “But I have work, I have to meet so-and-so etc.” because before all of that came about, we already knew about our salah timings; so that’s not a valid excuse. But in situations that are out of our control, such as an exam, try to ask the moderator if a few minutes can be allowed for salah. That way we would have at least tried our best rather than not trying at all.
3) Seek Refuge in Allah:
Seek refuge in Allah (glorified and exalted be He) from Satan by saying “Aa-udhubillahi min As-Shaitanir Rajim” before starting the salah and during the salah too when needed. Also say Bismillah (In the name of Allah) before beginning the salah.
4) Be Mindful:
Contemporary psychologists use a very simple technique called “Mindfulness-Based Cognitive Therapy” to help people stay focused in the present moment rather than being engrossed in foggy thoughts of past or future while losing touch with reality. It means to simply remind yourself to come back to the present moment as soon as you realize that your thoughts have drifted away from what is happening right now. With practice, InshaAllah we can benefit from this technique to maintain our khushu. Start by being mindful of Allah when you make the intention for ablution; be attentive while doing the ablution; then recite the recommended dua after completing the ablution. At all times of the day, keep away from anything that makes you forget the remembrance of Allah. Satan will use various tricks and tactics to divert us, so we have to be aware of his methods. The moment you realize that the heart and mind have wandered off, try to bring your attention back. The more often you do this, the more your humility will improve insha Allah.
5) Understand:
Read the tafsir (exegesis) of Surah Al Fatiha; understand each Ayah and pause in between. (Tafsir by Ibn Kathir is recommended.) Remember, well-begun is half done! Read translations to understand all the surahs that you recite during salah. Try to offer Tahajjud and recite the Quran during those hours of the night, as that is a good time for understanding the words of Allah.
6) Visualize:
Always try to remind yourself that you are standing in front of Allah (glorified and exalted be He), pray as though you see Him; and if you cannot do that, then be aware that He is definitely seeing you. As you recite, visualize the Arabic words of each surah. Do not close your eyes, but focus on the place of sujood.
7) Never Stop:
Be wary of sticking to your salah, particularly in times of distress – it will help a lot in dealing with the situation as mentioned in the Quran:
“Seek Allah’s help with patient perseverance and prayer. It is indeed hard except for those who are humbly submissive.”[2:45]
Help children develop their humility and concentration from a young age. Do not force them to offer salah, rather inspire them to come to salah.
8) Good Pace:
Be attentive and relaxed by maintaining a good pace between salah actions, giving a minimum of 5 seconds or more per action. Every time you say ‘Allahu Akbar’, say it from your heart. Make your sujood a bit longer than usual, recite duas in it and also before the final tasleem.
9) It Could be the Last:
Before approaching salah, remember the inevitable reality: death. Allah (glorified and exalted be He) created us only to worship Him. Perform every salah as you would perform your last salah. We may not know when, but one day we will be praying our last one.
After each Salah, develop a habit of reciting the supplications as recommended by our Prophet (peace and blessings of Allāh be upon him).
After reading this article and understanding what it says, it is really up to us to take a moment and step outside of our self, honestly analyze the quality of our Salah, level of our Iman and the impact of these on our life as a whole. We’ll all agree that correct knowledge is absolutely lovely, but it will be of no use to anyone at all until we actually decide to implement what we now know. It is only then that knowledge becomes lovelier and in turn beautifies us from inside and out.
Do not lose hope or give up if these tips do not work at first or do not provide an immediate solution. Remember that the seed of khushu will grow only after a gentle rain of consistent reminders seep into the heart by Allah’s Will.
10) Finally: My Personal Favorite:
Alhamdulilah one thing that has helped me personally for the past years, is the act of praying slowly this has truly helped me maintained a controlled pace, this includes enjoying every posture, reciting extra supplications in every position in salah. try to pray slowly making sure your sitting, standing and ruku'u is done perfectly according to the Quran and Sunnah.
I ask Allah to guide us all and grant us khushu'u in salah..Amen!
PS: Don't forget to share with others in shaa Allah!
Source: FB hassan islam (dawah reminders)
Makan 'gaji' dengan Allah (1)
Setelah menginjak remaja, beliau merasakan sesuatu. Bolehkah Agama dipilih? Kenapa mereka dilahirkan sebagai seorang Muslim? Kenapa aku lahir sebagai agama yang ini?
______________________________________________________
Mahasiswa semester 4,sebuah Politeknik di Negeri Sembilan, penuntut jurusan Diploma Pengajian Perniagaan E-Commerce, iaitu lebih kepada Membina Laman Web, kisahnya bermula sedari zaman persekolahan lagi.
Beliau meyakini bahawa setiap apa yang diperbuat akan diberi “gaji” oleh Yang Maha Esa. Tidak kira kecil atau besar, tersorok atau tampak dan tidak kira apa pun.
Keyakinanteguhnya itulah membuatkan dirinya senantiasa berpegang utuh pada Agama Fitrah iaitu Islam yang dianutinya semenjak 2 Syawal 1433 Hijrah, hsetahun yang lalu.
Keputusan paling besar yang diambilnya dalam hidup iaitu kembali kepada Islam adalah semata-mata kerana Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Tiada sebab lain.Hasil sebuah pencarian.
KISAHNYA BERMULA...
Adam mengenal Islam semenjak di tingkatan 5 lagi. Pada awalnya juga, Adam tidak pernah ‘diajak’ atau ‘dipelawa’ bersama dan kembali kepada Islam. Segalanya melalui usaha dan inisiatif sendiri iaitu melalui pendedahan bacaan yang menarik diri.
Bermulanya Adam tertarik dengan Agama Suci ini ketika membaca buku-buku Keajaiban Islam seperti buku ensaiklopedia.
BagiAdam ia sesuatu yang menyeronokkan di samping akal Adam terus berfikir mengenai di mana rasionalnya agama yang Adam sedang anuti. Namun, Adamsedari waktu itu masih bawah umur lagi. Maka terpendamlah seketika hasrat Adam mengenainya.
Segala-galanya berubah setelah dapat tahu Adam diterima masuk ke politeknik yang letaknya di Semenanjung Malaysia.
Berikutan kisah Adam yang semacam dah berjinak-jinak dengan agama lain, ibu tidak mengizinkan Adam berjauhan selain memandangkan Adam satu-satunya anak lelaki dalam keluarga. Namun, akhirnya ibu kata ikut minat dan memberikan “green light.”
Melalui penghidupan di sini (politeknik) bermula dengan semester 1, kawan ramai. Adam makin kenal antara satu sama lain. Namun tetap seperti zaman persekolahan Adam. Tiada yang “mempelawa” Adam untuk bersama Islam.
Hati Adam masih ingin tahu dan mendalami tentang Islam walaupun pernah terbantut seketika.
Seperti biasa, Adam masih terus belajar daripada buku. Serasa aman dan mudah sedikit daripada sebelumnya kerana jauh daripada keluarga. Apalagi ditempatkan serumah dengan rakan berbangsa Melayu dan beragama Islam. Itu salah satu nilai tambah pada Adam yang semakin teguh ingin mencariTuhan yang sebenar.
Makin naik semester (sem 3) makin merasa inginkan sesuatu perkara yang boleh mendatangkan ketenangan pada diri sendiri. Pelbagai usaha Adam lakukan. Namun tiada yang menambat hati.
Sebelumini, Adam menganut agama Buddha. Sentiasa Adam mencari kebenaran dalam agama yang dianuti. Apalagi didorong ibu dan ayah. Namun masih tak ditemui.
Sering persoalan bermain difikiran;
“Kenapa agama ini tak ada pilihan? Kenapa ada banyak agama? Yang mana satukah yang benar?”
Hinggakan Adam pernah mempersoalkan satu isu yang suatu waktu lalu popular diakhbar, “Orang Melayu bebas memilih agama?” justeru, pelbagai persoalan ketuhahan berlegar difikiran.
Setiap bulan dua kali Adam bersama keluarga ke Temple mengikuti upacara keagamaan.
ENSAIKLOPEDIA DAN BUKU MENJADI “TEMAN”
Melalui pembacaan buku Kelahiran Bayi (ensaiklopedia) iaitu buku sains, hati Adam rasa tercuit kerana buku itu menceritakan keajaiban tentang Islam.
Sewaktu semester 3, ada satu buku iaitu Pendidikan Islam yang kawan Adam letakkan atas meja.
Adam pun bertanyakan pada kawan satu bilik;
“Siapa yang letak atas meja Adam?”
Semua kata tak ada. Tak tahulah kenapa mereka tak nak mengaku. Mungkin merisaukan Adam akan melenting atau marah.
Tapi waktu itu perasaan Adam sangat suka sebab dapat membacanya.
Dalambuku itu ada menerangkan mengenai Rukun Islam. Adam baca segala yangterdapat dalam buku itu. Macam tersedarlah Adam waktu tu.
Kebetulan pula waktu tu, kawan Adam suka dengar Lagu Maher Zain. Masa terdengar lagu tu, Adam merasakan macam terkena dengan diri sendiri sahaja.
OPEN YOUR EYES
Look around yourselves
Can’t you see this wonder
Spreaded infront of you
The clouds floating by
The skies are clear and blue
Planets in the orbits
The moon and the sun
Such perfect harmony
Let’s start question in ourselves
Isn’t this proof enough for us
Or are we so blind
To push it all aside..
No..
We just have to
Open our eyes, our hearts, and minds
If we just look bright to see the signs
We can’t keep hiding from the truth
Let it take us by surprise
Take us in the best way
(Allah..)
Guide us every single day..
(Allah..)
Keep us close to You
Until the end of time..
Look inside yourselves
Such a perfect order
Hiding in yourselves
Running in your veins
What about anger love and pain
And all the things you’re feeling
Can you touch them with your hand?
So are they really there?
Lets start question in ourselves
Isn’t this proof enough for us?
Or are we so blind
To push it all aside..?
No..
We just have to
Open our eyes, our hearts, and minds
If we just look bright to see the signs
We can’t keep hiding from the truth
Let it take us by surprise
Take us in the best way
(Allah..)
Guide us every single day..
(Allah..)
Keep us close to You
Until the end of time..
When a baby’s born
So helpless and weak
And you’re watching him growing..
So why deny
Whats in front of your eyes
The biggest miracle of life..
We just have to
Open our eyes, our hearts, and minds
If we just look quiet we’ll see the signs
We can’t keep hiding from the truth
Let it take us by surprise
Take us in the best way
(Allah..)
Guide us every single day..
(Allah..)
Keep us close to You
Until the end of time..
Open your eyes and hearts and minds
If you just look bright to see the signs
We can’t keep hiding from the truth
Let it take us by surprise
Take us in the best way
(Allah..)
Guide us every single day..
(Allah..)
Keep us close to You
Until the end of time..
Allah..
You created everything
We belong to You
Ya Robb we raise our hands
Forever we thank You..
Alhamdulillah..
Look around yourselves
Can’t you see this wonder
Spreaded infront of you
The clouds floating by
The skies are clear and blue
Planets in the orbits
The moon and the sun
Such perfect harmony
Let’s start question in ourselves
Isn’t this proof enough for us
Or are we so blind
To push it all aside..
No..
We just have to
Open our eyes, our hearts, and minds
If we just look bright to see the signs
We can’t keep hiding from the truth
Let it take us by surprise
Take us in the best way
(Allah..)
Guide us every single day..
(Allah..)
Keep us close to You
Until the end of time..
Look inside yourselves
Such a perfect order
Hiding in yourselves
Running in your veins
What about anger love and pain
And all the things you’re feeling
Can you touch them with your hand?
So are they really there?
Lets start question in ourselves
Isn’t this proof enough for us?
Or are we so blind
To push it all aside..?
No..
We just have to
Open our eyes, our hearts, and minds
If we just look bright to see the signs
We can’t keep hiding from the truth
Let it take us by surprise
Take us in the best way
(Allah..)
Guide us every single day..
(Allah..)
Keep us close to You
Until the end of time..
When a baby’s born
So helpless and weak
And you’re watching him growing..
So why deny
Whats in front of your eyes
The biggest miracle of life..
We just have to
Open our eyes, our hearts, and minds
If we just look quiet we’ll see the signs
We can’t keep hiding from the truth
Let it take us by surprise
Take us in the best way
(Allah..)
Guide us every single day..
(Allah..)
Keep us close to You
Until the end of time..
Open your eyes and hearts and minds
If you just look bright to see the signs
We can’t keep hiding from the truth
Let it take us by surprise
Take us in the best way
(Allah..)
Guide us every single day..
(Allah..)
Keep us close to You
Until the end of time..
Allah..
You created everything
We belong to You
Ya Robb we raise our hands
Forever we thank You..
Alhamdulillah..
Solat tahajjud
SOLAT TAHAJJUD:
5 Kemuliaan di dunia, 4 kemuliaan di akhirat.
Rasulullah saw bersabda, "Barang siapa menjaga tahajjud dengan sungguh-sungguh, maka Allah memberinya sembilan kemuliaan (lima di dunia dan empat di akhirat).
Di dunia
1. Allah jauhkan dari bencana
2. Tanda kesolehan memancar di wajahnya
3. Akan dicintai hamba Allah yang soleh dan disegani manusia
4. Bicaranya jadi hikmah
5. Mudah faham Agama Allah.
Di akhirat
1. Bangkit dengan wajah penuh cahaya
2. Mudah apabila hisab
3. Seperti kilat menyambar ketika melintasi shirotalmustaqim
4. Menerima catatan amal dari sebelah kanan
Bersama-samalah kita berusaha.
Sumber :FB Dr. Hj. Tengku Asmadi bin Tengku Mohamad
5 Kemuliaan di dunia, 4 kemuliaan di akhirat.
Rasulullah saw bersabda, "Barang siapa menjaga tahajjud dengan sungguh-sungguh, maka Allah memberinya sembilan kemuliaan (lima di dunia dan empat di akhirat).
Di dunia
1. Allah jauhkan dari bencana
2. Tanda kesolehan memancar di wajahnya
3. Akan dicintai hamba Allah yang soleh dan disegani manusia
4. Bicaranya jadi hikmah
5. Mudah faham Agama Allah.
Di akhirat
1. Bangkit dengan wajah penuh cahaya
2. Mudah apabila hisab
3. Seperti kilat menyambar ketika melintasi shirotalmustaqim
4. Menerima catatan amal dari sebelah kanan
Bersama-samalah kita berusaha.
Sumber :FB Dr. Hj. Tengku Asmadi bin Tengku Mohamad
25 WAYS TO ENTER JANNAH!
25 WAYS TO ENTER JANNAH! ( Authentic Hadiths)
===================
1. "Whoever meets Allah without ascribing anything to Him will enter Jannah." [Bukhari]
2. "Whoever believes (has Imaan) in Allah and His Messenger (sal Allahu alayhi wa sallam), and establishes the prayer and fasts the month of Ramadan, it is incumbent upon Allah that He enters him in Jannah." [Bukhari]
3." Whoever builds a masjid seeking by it the Pleasure of Allah, Allah will build for him a similar place in Jannah." [Bukhari]
4. "Whoever prays the two cool prayers (Asr and Fajr) will enter Jannah." [Bukhari]
5. "Whoever goes to the masjid (every) morning and in the afternoon (for the congregational prayer), Allah will prepare for him an honorable place in Jannah with good hospitality for (what he has done) every morning and afternoon goings." [Bukhari]
6. "Whoever can guarantee (the chastity of) what is between his two jaw-bones and what is between his two legs (i.e. his tongue and his private parts), I guarantee Jannah for him." [Bukhari]
7. "Whoever prays 12 rakaat in the day and night, a house in Jannah will be built for him." [Muslim]
8. "Whoever treads a path in search of knowledge, Allah will make easy for him the path to Jannah." [Bukhari]
9. "Whoever repeats after the muadhdhin from his heart (i.e., sincerely) will enter Jannah." [Abu Dawud]
10. "There is not one of you who perfects his wudu and prays two rakaat setting about them with his heart as well as his face except that Jannah would be mandatory for him." [Abu Dawud]
11. Whoever says: “I am pleased with Allah as my Rabb, and with Islam as my Deen, and with Muhammad (sal Allahu alayhi wa sallam) as my Prophet, Jannah would be mandatory for him." [Abu Dawud]
12. "Whosoever last words are: laa ilaaha il Allah, will enter Paradise."
[Abu Dawud, Saheeh]
13. Whoever says “SubhanAllah al-Adheem wa biHamdihi, Glorified and Exalted is Allah, The Great, and with His Praise”, a date-palm will planted for him in Jannah."[Tirmidhi]
14. "Whoever dies and is free from three: arrogance, grudges and debt will enter Jannah." [Tirmidhi]
15. "Whoever raises two girls, he and I will enter Jannah." [Tirmidhi]
16. "Whoever calls the adhan for 12 years, Jannah will become mandatory for him."[ibn Maajah]
17. Whoever asks Allah for Jannah three times, Jannah will say: “O Allah, enter him into Jannah.” [Tirmidhi]
18. "Whoever visits an ailing person or a brother of his to seek the Pleasure of Allah, an announcer (angel) calls out: May you be happy, may your walking be blessed, and may you be awarded a dignified position in Jannah." [Tirmidhi]
19. "Indeed, truthfulness leads to righteousness and indeed righteousness leads to Jannah.' [Bukhari]
20. "Allah guarantees him who strives in His Cause and whose motivation for going out is nothing but Jihad in His Cause and belief in His Word, that He will admit him into Jannah." [Bukhari]
21. "O people, spread the salaam (greetings), feed the hungry, and pray while the people are asleep, you will enter Jannah in peace." [Tirmidhi]
22. "(The performance of) Umrah is an expiation for the sins committed between it and the previous Umrah; and the reward of Hajj Mabrur (i.e., one accepted) is nothing but Jannah." [Bukhari]
23. "Allah has ninety-nine Names, one hundred minus one, and whoever believes in their meanings and acts accordingly, will enter Jannah." [Bukhari]
24. "I saw a man going about in Jannah (and enjoying himself) as a reward for cutting from the middle of the road, a tree which was causing inconvenience to the Muslims." [Muslim]
25.“If somebody recites this invocation during the day, and if he should die then, he will be from the people of Jannah. And if he recites it in the night, and if he should die on the same day, he will be from the people of Jannah.” [Bukhari]
"Allahumma anta Rabbi la ilaha illa anta Khalaqtani wa ana 'abduka, wa ana 'ala 'ahdika wa Wa'dika mastata'tu abu'u Laka bi ni 'matika wa abu'u Laka bidhanbi; faghfirli fa'innahu la yaghfiru-dh-dhunuba ill a anta. A'uidhu bika min sharri ma sana'tu,abu'u Laka bini'matika 'alaiya, wa Abu Laka bidhanbi faghfirli innahu la yaghfiru adhdhunuba illa anta"
"O Allah, You are my Lord, none has the right to be worshipped except You, You created me and I am You servant and I abide to Your covenant and promise as best I can, I take refuge in You from the evil of which I committed. I acknowledge Your favor upon me and I acknowledge my sin, so forgive me, for verily none can forgive sin except You."
“Allah has promised the believing men and women estates with rivers flowing beneath it, in which they will abide, and pleasing homes in the gardens of Eden. And the acceptance from Allah is the most important; such is the greatest success.”
[Qur'an 09:72]
Source: Sheikh Khalid yasin
===================
1. "Whoever meets Allah without ascribing anything to Him will enter Jannah." [Bukhari]
2. "Whoever believes (has Imaan) in Allah and His Messenger (sal Allahu alayhi wa sallam), and establishes the prayer and fasts the month of Ramadan, it is incumbent upon Allah that He enters him in Jannah." [Bukhari]
3." Whoever builds a masjid seeking by it the Pleasure of Allah, Allah will build for him a similar place in Jannah." [Bukhari]
4. "Whoever prays the two cool prayers (Asr and Fajr) will enter Jannah." [Bukhari]
5. "Whoever goes to the masjid (every) morning and in the afternoon (for the congregational prayer), Allah will prepare for him an honorable place in Jannah with good hospitality for (what he has done) every morning and afternoon goings." [Bukhari]
6. "Whoever can guarantee (the chastity of) what is between his two jaw-bones and what is between his two legs (i.e. his tongue and his private parts), I guarantee Jannah for him." [Bukhari]
7. "Whoever prays 12 rakaat in the day and night, a house in Jannah will be built for him." [Muslim]
8. "Whoever treads a path in search of knowledge, Allah will make easy for him the path to Jannah." [Bukhari]
9. "Whoever repeats after the muadhdhin from his heart (i.e., sincerely) will enter Jannah." [Abu Dawud]
10. "There is not one of you who perfects his wudu and prays two rakaat setting about them with his heart as well as his face except that Jannah would be mandatory for him." [Abu Dawud]
11. Whoever says: “I am pleased with Allah as my Rabb, and with Islam as my Deen, and with Muhammad (sal Allahu alayhi wa sallam) as my Prophet, Jannah would be mandatory for him." [Abu Dawud]
12. "Whosoever last words are: laa ilaaha il Allah, will enter Paradise."
[Abu Dawud, Saheeh]
13. Whoever says “SubhanAllah al-Adheem wa biHamdihi, Glorified and Exalted is Allah, The Great, and with His Praise”, a date-palm will planted for him in Jannah."[Tirmidhi]
14. "Whoever dies and is free from three: arrogance, grudges and debt will enter Jannah." [Tirmidhi]
15. "Whoever raises two girls, he and I will enter Jannah." [Tirmidhi]
16. "Whoever calls the adhan for 12 years, Jannah will become mandatory for him."[ibn Maajah]
17. Whoever asks Allah for Jannah three times, Jannah will say: “O Allah, enter him into Jannah.” [Tirmidhi]
18. "Whoever visits an ailing person or a brother of his to seek the Pleasure of Allah, an announcer (angel) calls out: May you be happy, may your walking be blessed, and may you be awarded a dignified position in Jannah." [Tirmidhi]
19. "Indeed, truthfulness leads to righteousness and indeed righteousness leads to Jannah.' [Bukhari]
20. "Allah guarantees him who strives in His Cause and whose motivation for going out is nothing but Jihad in His Cause and belief in His Word, that He will admit him into Jannah." [Bukhari]
21. "O people, spread the salaam (greetings), feed the hungry, and pray while the people are asleep, you will enter Jannah in peace." [Tirmidhi]
22. "(The performance of) Umrah is an expiation for the sins committed between it and the previous Umrah; and the reward of Hajj Mabrur (i.e., one accepted) is nothing but Jannah." [Bukhari]
23. "Allah has ninety-nine Names, one hundred minus one, and whoever believes in their meanings and acts accordingly, will enter Jannah." [Bukhari]
24. "I saw a man going about in Jannah (and enjoying himself) as a reward for cutting from the middle of the road, a tree which was causing inconvenience to the Muslims." [Muslim]
25.“If somebody recites this invocation during the day, and if he should die then, he will be from the people of Jannah. And if he recites it in the night, and if he should die on the same day, he will be from the people of Jannah.” [Bukhari]
"Allahumma anta Rabbi la ilaha illa anta Khalaqtani wa ana 'abduka, wa ana 'ala 'ahdika wa Wa'dika mastata'tu abu'u Laka bi ni 'matika wa abu'u Laka bidhanbi; faghfirli fa'innahu la yaghfiru-dh-dhunuba ill a anta. A'uidhu bika min sharri ma sana'tu,abu'u Laka bini'matika 'alaiya, wa Abu Laka bidhanbi faghfirli innahu la yaghfiru adhdhunuba illa anta"
"O Allah, You are my Lord, none has the right to be worshipped except You, You created me and I am You servant and I abide to Your covenant and promise as best I can, I take refuge in You from the evil of which I committed. I acknowledge Your favor upon me and I acknowledge my sin, so forgive me, for verily none can forgive sin except You."
“Allah has promised the believing men and women estates with rivers flowing beneath it, in which they will abide, and pleasing homes in the gardens of Eden. And the acceptance from Allah is the most important; such is the greatest success.”
[Qur'an 09:72]
Source: Sheikh Khalid yasin
Solat Tahajjud
Ada sebuah rahasia penting yang ingin saya sampaikan dalam tulisan ini. Sebuah rahasia yang maha dahsyat bila anda rutin melaksanakan sholat sunah Tahajud. Sholat yang dilaksanakan sepertiga malam dengan penuh keheningan, karena di saat itu banyak orang yang tertidur lelap.
Pada saat itulah sebaiknya anda bangun dari tidur. Mengambil air wudhu lalu melaksanakan sholat sunah Tahajud. Boleh anda laksanakan 2 rakaat ditutup dengan witir 1 rakaat. Boleh juga 8 rakaat dan ditutup dengan witir 3 rakaat. Bila anda sanggup, boleh juga sampai 23 rakaat.
Namun, yang paling penting adalah konsistensi dalam pelaksanaannya. Lebih baik melaksanakan sholat tahajud dengan rakaat yang sedikit tapi rutin tiap malam, daripada banyak rakaatnya tapi tidak rutin. Anda perlu konsisten dan memiliki komitmen yang tinggi dalam diri.
Hal terpenting dari sholat tahajud adalah anda merenungi hidup ini, melakukan instropeksi di hari kemarin dan memohon ampunan kepada Allah dengan seraya beristighfar dengan penuh ke-khusyuk-an. Memohon diberikan kemudahan dalam melaksanakan aktivitas esok hari, dan yang lebih penting berdoa kepada Allah agar di lapangkan rezeki.
Saya menjadi teringat ketika hendak mau menikah di Bandung pada tahun 1998. Pada malam sebelum nikah, saya sempat bingung karena uang untuk transport penghulu dan juga tempat penginapan belum ada di kantong. Saya berdiskusi dengan almarhum ayah untuk mencarikan solusinya. Lalu saya katakan kesulitan saya itu kepada beliau. Ketika kesulitan itu saya sampaikan, ayah saya cuma tersenyum dan menyuruh saya untuk melaksanakan sholat tahajud.
Malamnya, saya sholat tahajud dengan penuh kekhusyukan agar besok dimudahkan dari segala urusan. Saya berserah diri kepada Allah seraya berdoa agar diberikan rezeki karena akan menikah besok lusa. Saya pun berdoa sambil menangis sesunggukan memohon ampun kepada-Nya. Segala ikhtiar sudah ditunaikan, sekarang saatnya saya berdoa kepada Yang Maha Kuasa. Semoga Allah mengabulkan segala permintaan saya yang akan menikah esok lusa.
Besok paginya, setelah sholat subuh berjamaah, ada ketukan pagar dari luar rumah. Begitu saya tengok keluar, ada pak Yono, salah satu pengurus masjid Al Iman datang ke rumah kami.
Setelah pintu pagar dibuka, lalu saya persilahkan beliau masuk ke ruang tamu. Setelah beliau ada di ruang tamu, maka mengobrollah kami sebentar, lalu tiba-tiba saja diberinya saya amplop yang berisi uang. Jumlahnya pas banget dengan yang saya butuhkan. Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu Akbar, saya mengucap syukur kepada Allah. Ternyata di pagi hari itu, Allah memberikan rezekinya lewat pak Yono dan kawan-kawan pengurus masjid yang tidak bisa ikut hadir dalam pernikahan saya di kota Bandung.
Rahasia sholat tahajud mungkin sudah pernah anda dapatkan. Dia datang berbeda-beda caranya. Ada yang cepat, dan ada yang lambat. Tergantung dari ridho Allah, dan cara kita berdoa. Terkadang kita sering terlupa bahwa doa adalah permohonan dan permintaan hambaNya yang memasrahkan dirinya agar diampuni dosanya, diberikan kemudahan hidup di dunia dan akhirat kelak. Merendahkan diri dihadapan sang penguasa langit dan bumi.
Semoga Allah mengabulkan doa-doa hambaNya yang berserah diri pada saat-saat keheningan sepertiga malam dengan melaksanakan sholat sunah tahajud. Oleh karenanya, jangan lupa pula untuk selalu sadar diri bahwa akan ada hidup sesudah mati. Di dunia ini kita hanyalah seorang pengembara yang singgah sebentar, lalu pergi kembali.
Pada saat itulah sebaiknya anda bangun dari tidur. Mengambil air wudhu lalu melaksanakan sholat sunah Tahajud. Boleh anda laksanakan 2 rakaat ditutup dengan witir 1 rakaat. Boleh juga 8 rakaat dan ditutup dengan witir 3 rakaat. Bila anda sanggup, boleh juga sampai 23 rakaat.
Namun, yang paling penting adalah konsistensi dalam pelaksanaannya. Lebih baik melaksanakan sholat tahajud dengan rakaat yang sedikit tapi rutin tiap malam, daripada banyak rakaatnya tapi tidak rutin. Anda perlu konsisten dan memiliki komitmen yang tinggi dalam diri.
Hal terpenting dari sholat tahajud adalah anda merenungi hidup ini, melakukan instropeksi di hari kemarin dan memohon ampunan kepada Allah dengan seraya beristighfar dengan penuh ke-khusyuk-an. Memohon diberikan kemudahan dalam melaksanakan aktivitas esok hari, dan yang lebih penting berdoa kepada Allah agar di lapangkan rezeki.
Saya menjadi teringat ketika hendak mau menikah di Bandung pada tahun 1998. Pada malam sebelum nikah, saya sempat bingung karena uang untuk transport penghulu dan juga tempat penginapan belum ada di kantong. Saya berdiskusi dengan almarhum ayah untuk mencarikan solusinya. Lalu saya katakan kesulitan saya itu kepada beliau. Ketika kesulitan itu saya sampaikan, ayah saya cuma tersenyum dan menyuruh saya untuk melaksanakan sholat tahajud.
Malamnya, saya sholat tahajud dengan penuh kekhusyukan agar besok dimudahkan dari segala urusan. Saya berserah diri kepada Allah seraya berdoa agar diberikan rezeki karena akan menikah besok lusa. Saya pun berdoa sambil menangis sesunggukan memohon ampun kepada-Nya. Segala ikhtiar sudah ditunaikan, sekarang saatnya saya berdoa kepada Yang Maha Kuasa. Semoga Allah mengabulkan segala permintaan saya yang akan menikah esok lusa.
Besok paginya, setelah sholat subuh berjamaah, ada ketukan pagar dari luar rumah. Begitu saya tengok keluar, ada pak Yono, salah satu pengurus masjid Al Iman datang ke rumah kami.
Setelah pintu pagar dibuka, lalu saya persilahkan beliau masuk ke ruang tamu. Setelah beliau ada di ruang tamu, maka mengobrollah kami sebentar, lalu tiba-tiba saja diberinya saya amplop yang berisi uang. Jumlahnya pas banget dengan yang saya butuhkan. Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu Akbar, saya mengucap syukur kepada Allah. Ternyata di pagi hari itu, Allah memberikan rezekinya lewat pak Yono dan kawan-kawan pengurus masjid yang tidak bisa ikut hadir dalam pernikahan saya di kota Bandung.
Rahasia sholat tahajud mungkin sudah pernah anda dapatkan. Dia datang berbeda-beda caranya. Ada yang cepat, dan ada yang lambat. Tergantung dari ridho Allah, dan cara kita berdoa. Terkadang kita sering terlupa bahwa doa adalah permohonan dan permintaan hambaNya yang memasrahkan dirinya agar diampuni dosanya, diberikan kemudahan hidup di dunia dan akhirat kelak. Merendahkan diri dihadapan sang penguasa langit dan bumi.
Semoga Allah mengabulkan doa-doa hambaNya yang berserah diri pada saat-saat keheningan sepertiga malam dengan melaksanakan sholat sunah tahajud. Oleh karenanya, jangan lupa pula untuk selalu sadar diri bahwa akan ada hidup sesudah mati. Di dunia ini kita hanyalah seorang pengembara yang singgah sebentar, lalu pergi kembali.
Subscribe to:
Posts (Atom)

